Rabu, 02 Maret 2011

lucu bareng


BERITAWA

Together      : Selamat pagi pemirsa, apa kabar anda hari ini?
Fanny                        : Kita berjumpa lagi di acara Beritawa, saya memberi berita,Andapun tertawa.
Tarra              : Bersama kami 30 meter ke depan saya akan memberikan berita non aktual,
Ratna                        : tidak tajam,
Fanny                          dan tidak terpercaya.
Ratna                        : Bersama saya Ratna Sarita,
Tarra              : Saya Tiara Talisa,
Fanny                        : Dan saya Fanny Anwar.
Ratna            : Kami mulai dengan berita tentang penemuan mayat di beberapa daerah yang sedang hangat dibicarakan. Berikut laporannya.
Tarra              : Telah ditemukan sesosok mayat tanpa identitas di sebuah sungai di desa Sukamakan    dengan keadaan pucat pasi. Saat redaksi kami mencoba mewawancarainya, dia enggan untuk menyebutkan namanya. Lain halnya di desa Sukaminum, sesosok warga menemukan seorang mayat di dalam kuburan. Lain kadang lain belakang, lain tempat lain mayatnya. Di desa Sukatidur, seorang warga menemukan sesosok identitas tanpa mayat.
Fanny            :Berita Selanjutnya adalah tentang kasus pencucian uang yang sedang marak dibicarakan. Inilah berita selengkapnya.
Ratna            : Sempat kita mendengar kasus pencucian uang money washing), kini terulang kembali. Barubaru ini di Jawa Utara seorang warga berinitial BS yang merupakan kepanjangan dari Budi Setiawan dilaporkan warga ke polisi. Namun setelah polisi melakukan penggeledahan, tidak ditemukan barang bukti apapun. BS pun hanya kebingungan saat polisi mendatanginya. Saat tim beritawa mewawancarainya, ia mengatakan bahwa dirinya memang melakukan money washing (pencucian uang). Namun melakukan pembelaan sebagai berikut.
"Ya harus bagimana lagi, saya terpaksa melakukannya. Saya kan nelayan, jadi uang yang saya dapat berbau amis. Oleh sebab itu, tidak salah dong kalo saya melakukan pencucian uang." ujar BS kepada reprter Beritawa.
Tarra              : Pada hari ini redaksi kami akan menampilkan wawancara eksklusif dengan salah satu hantu di bagian jawa sebelah kiri yang menurut pemantauan kami sering meresahkan warga. Berikut laporan selengkapnya.





Hasil Wawancara
Tarra : Mengapa Anda sering menakut - nakuti manusia tetapi Anda juga cepat menghilang?
Hantu            : Kami hanya ingin berkenalan dengan manusia dan mengadakan bisnis antar lain dunia, tetapi ketika kami baru menyapa kebanyakan langsung kabur. Mungkin karena saking jeleknya.
Tarra : Tapi mengapa Anda sering muncul di kamera - kamera?
Hantu            : Kalau hal itu kami hanya ingin eksis saja di dunia manusia. Karena di dunia hantu tidak ada kamera, jadi pas ada acara yang berbau mistis kami tampil deh, biar eksis kayak artis lainnya hantu lainnya seperti : Suster Ngesot, Pastur kepala buntung dan si manis jembatan Ancol begitu.
Fanny            : Apakah di dunia hantu tidak ada internet?
Hantu            : Kalau di dunia hantu sudah ada intenet, kami akan mengupload sendiri foto - foto penampakan kami.
Fanny            : Ini yang sering terjadi, mengapa Anda sering merasuki raga seseorang?
Hantu            : Kami melakukan hal itu kepada orang yang pikirannya kosong dan jika kami masuk kan minimal kami dapat berfikir dengan menggunakan pikiran manusia. Ya maklumlah, IQ kami tidak lebih dari 20.
Fanny            : Oh ya, mengapa Anda sering bersemayam di pohon - pohon besar?
Hantu            : Ide itu kami dapatkan pad ilmu biologi yang mengatakan bahwa tumbuhan bernafas menghirup karbondioksida dan mengeluarkan oksigen. Jadi kami bersemayam di pohn - pohon besar karena udaranya sangat sejuk.
Tarra : Anda juga kedapatan sering menghuni rumah - rumah kosong, bagaimana Anda menjelaskannya?
Hantu            : Anda tahu sendiri, kontrakan mahal. Jadi, terpaksa deh kami menghuni rumah - rumah kosong.
T + F    : Terima kasih banyak atas kehadiran Anda.
Hantu            : Ya, sama - sama.


Together      : Wawancara tadi sekaligus mengakhiri perjumpaan kita.
Fanny                        : Berita - berita lainnya dapat Anda ikuti kapan - kapan. 
Together      : Selamat pagi dan sampai jumpa di sekmen selanjutnya.










hubunga antara letusan dan gempa


Kaitan Antara Letusan Gunung Berapi Dengan Gempa




Awan panas terus keluar dari Gunung Bromo di Jawa Timur meskipun statusnya diturunkan menjadi siaga pada dua pekan lalu. Pada saat bersamaan Gunung Merapi di tengah Jawa sudah kehabisan tenaga untuk meletus. Sebelum kedua gunung berapi ini meletus, terjadi gempa dan tsunami di Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat.
Banyak orang yang mengkaitkan ketiga bencana alam tersebut. Beberapa ahli geologi dan vulkanologi buru-buru menjelaskan bahwa tidak ada kaitan antara gempa dan letusan gunung berapi, atau antara letusan gunung yang satu dengan lainnya. "Dapur magmanya beda-beda" kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Sukhyar.
Kini, ada penelitian baru yang menemukan kaitan aktivitas gunung berapi dengan tumbukan lempeng samudra ke bawah lempeng benua. Lempeng samudra mengambil banyak air ketika menunjam ke bawah lempeng benua di zona subduksi. Air ini ternyata memainkan peran sentral dalam batas lempeng vulkanik. "Ada jalur air di kedalaman 120 kilometer," kata Tamara Worzewski, ahli geofisika dari Collaborative Research Centre (SFB) 574 yang melakukan peneliti bertajuk 'Cairan dan Volatil di Zona Subduksi - Umpan Balik Iklim dan Mekanisme Pemicu Bencana Alam.'
Penelitian gabungan ini dilakukan bersama Dr Marion Jegen dan Prof Dr Heidrun Kopp dari Institut Leibniz tentang Ilmu Kelautan di Christian-Albrechts-Universität (IFM-GEOMAR) di Kiel, Dr Heinrich Brasse dari Freie Universität Berlin dan Dr Waldo Taylor dari Costa Rica. Hasil penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature Geoscience edisi Desember ini dapat menjawab teka-teki untuk memahami aktivitas gunung berapi yang sangat aktif di wilayah yang disebut "Sabuk Sirkum atau Cincin Api Pasifik."
Sabuk ini mengitari Samudra Pasifik, membentang dari Chili selatan, Kosta Rika pantai barat Amerika Serikat, Alaska, Jepang, Filipina, Indonesia hingga ke Selandia Baru. Pada sabuk ini terdapat daerah penunjaman atau zona subduksi di mana di atasnya muncul sejumlah hotspot (titik api). Wilayah ini kemudian mengeluarkan magma ke permukaan bumi dan terbentuklah gunung berapi.
Beberapa lempeng samudra menunjam lempeng benua seperti lempeng Nazka yang melesak masuk ke bawah lempeng Amerika Selatan. Lempeng Juan de Fucas menunjam lempeng Amerika Utara. Di Indonesia, lempeng Indo-Australia menunjam lempeng Eurasia di bawah Pulau Jawa dan Pulau Sumatera.
Sri Widiyantoro yang menjabat Ketua Kelompok Keahlian Ilmu dan Teknik Geofisika ITB menjelaskan tunjaman subduksi litosfer samudra dapat mencapai batas mantel dan inti Bumi. Di Amerika Tengah, kedalamannya mencapai 3.000 kilometer. "Di bawah Pulau Jawa kedalaman penunjaman bisa mencapai 1.500 kilometer," kata Widiyantoro yang publikasi ilmiahnya berjudul ”The Evidence for Deep Mantle Circulation from Global Tomography” dirilis jurnal Nature.
Tunjaman lempeng yang terus menerus itu ternyata menimbulkan retakan besar yang membuat air laut masuk dan sebagian ditangkap serta diangkut dalam mantel bumi. Dari temuan ini para ahli makin yakin bahwa banyak gunung berapi membutuhkan air untuk letusan mereka. Di dalam mantel bagian atas, air menurunkan suhu leleh batuan. Sebagai konsekuensinya mencair lebih cepat dan dapat naik dalam bentuk magma ke permukaan bumi.
Selama ini para ahli menjelaskan di dalam mantel, suhu dan tekanan tinggi memerasnya keluar dari lempeng subduksi dan air naik kembali ke permukaan. Pada perjalanan kembali mendukung pembentukan magma dan terjadinya gunung berapi serta letusannya. "Namun demikian jalur yang pasti air turun ke mantel dan kembali ke permukaan sejauh ini tidak pernah ditampilkan dalam satu konteks kesatuan," kata Tamara Worzewski. Untuk pertama kalinya di dunia, tim peneliti menemukan adanya jalur air lengkap dari dasar laut hingga kedalaman 120 kilometer dan kembali ke permukaan dengan menggunakan metode elektromagnetik.
Pada metode ini, instrumen khusus mengukur medan elektromagnetik Bumi dari mana distribusi konduktivitas tanah dapat diturunkan. Menurut Worzewski, konduktivitas batuan air yang lebih tinggi dapat dideteksi dengan baik. Di darat, metode ini telah berhasil digunakan untuk beberapa waktu. "Pengukuran pada kedalaman lebih dalam jauh lebih sulit," ujar Dr Marion Jegen, pembimbing doktor untuk Worzewski. Dr Jegen menjadi anggota kelompok kerja metode magnetotellurik yang diterapkan di laut di Jerman.
Pada tahun 2007 dan 2008, instrumen rantai berkesinambungan disebarkan di zona subduksi lepas pantai Kosta Rika. Lalu diperluas hingga 200 kilometer di lepas pantai dan 160 kilometer di darat di luar gugusan gunung berapi di Kosta Rika. Instrumen di daratan dipasok oleh Freie Universität Berlin, sementara di dasar laut instrumen baru dikembangkan di Kiel.
Dengan data baru Tamara Worzewski dan rekan-rekannya mampu memvisualisasikan siklus air di zona subduksi untuk pertama kalinya. "Kami memiliki indikasi adanya proses pengayaan air di kerak bumi dan bahwa kami mendeteksi secara lokal dapat ditemukan di zona subduksi lainnya," kata Worzewski. Menurutnya, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menjelaskan proses yang lebih terinci.
sebelumnya, Jurnal Nature terbitan Oktober 2010 menurunkan tulisan tentang hasil penelitian ilmuwan Universitas Oxford. Mereka menemukan penjelasan tentang letusan gunung berapi di sepanjang 'Cincin Api Pasifik'. Sebagian besar batuan cair yang keluar dari gunung berapi itu ternyata kaya akan air. Di sisi lain, rantai vulkanik bertanggung jawab atas sebagian besar letusan dahsyat dalam sejarah, seperti letusan Gunung Krakatau pada tahun 1883, dan letusan besar Gunung Toba sekitar 74.000 tahun yang lalu.

Selama 50 tahun ini, para ahli mengakui bahwa bentuk busur vulkanik terjadi di mana satu lempeng samudera tenggelam di bawah yang lain. Tetapi banyak model diajukan, namun tidak ada yang bisa menjelaskan lokasi dan sempitnya busur vulkanik. Menurut Profesor Philip England dari Departemen Ilmu Kebumian Universitas Oxford menjelaskan letusan gunung berapi dalam Cincin Api Pasifik sangat keras ketimbang gunung berapi di Eropa. "Karena batuan cair mengandung proporsi air yang tinggi dan gas super panas yang menyediakan kekuatan untuk ledakan," katanya. Air ini dibebaskan dari lempeng yang turun di bawah gunung berapi dan menurunkan titik leleh batuan di mantel.

cara menubuhkan rasa percaya diri

Meningkatkan percaya diri

Menigkatkan percaya  diri– Dari data penelitian, ditemukan banyak faktor yang menjadikan kendala seseorang enggan untuk menjadi penyeru kebaikan. Antara lain, kurang percaya diri, kemudian disusul tidak adanya skill. Kalau kita runut, keduanya mempunyai korelasi yang sangat erat. Sebenarnya akar masalah orang yang tidak percaya diri terletak pada skill (keterampilan). Dan, skill utama bagi seorang penyeru kebaikan terletak pada kemampuan penguasaan materi, pemahaman terhadap nilai-nilai yang disampaikan, serta penguasaan skill penyampaian. Untuk menumbuhkan ketiga hal tersebut perlu sebuah usaha pembiasaan. Dan untuk menjadikan hal itu sebagai sebuah kebiasaan dalam diri seseorang secara permanen, maka perlu ditanamkan beberapa faktor:
A. Paham. Tanpa pemahaman yang utuh, orang tidak akan dapat bekerja dengan ikhlas, lemah produktiftas, dan tidak akan tahan lama.
B. Memiliki skill. Orang yang tidak memilki skill biasanya akan bekerja dengan cemas dan minder.
C, Kemauan. Dengan kemauan, kita dapat beramal secara konsisten dalam rentang waktu yang lebih lama.
Ada beberapa kiat praktis untuk meningkatkan rasa percaya diri. Utamanya meliputi aspek kemauan, pemahaman serta keterampilan. Untuk memenuhi aspek kemauan, Anda perlu melakukan berbagai usaha. Antara lain:
1. Bekerjalah dengan Ikhlas. Yakinkan bahwa seluruh amalan baik akan mendapatkan pahala walau tidak enak untuk dikerjakan.
2. Kerjakan setiap aktifitas dengan penuh tanggung jawab, memiliki landasan nilai (vaIue) dan prinsip-prinsip yang kuat.
3. Milikilah kebiasaan menerima. Ini akan meningkatkan rasa memiliki.
4. Tingkatkan rasa tanggung jawab pribadi. Dengan itu, rasa tanggung jawab untuk menyelesaikan problem umat akan tumbuh.
5. Miliki kebiasaan mempertahankan hak. Dengan cara mendorong sikap percaya diri untuk membela hak-hak kita yang hilang.
6. Milikilah kebiasaan hidup dengan tujuan. Tanpa tujuan yang kuat tak akan ada target dan kurang termotivasi untuk melakukan aktifitas yang baik sekalipun.
7. Memiliki integritas diri. Kekuatan utama bagi penyeru kebaikan terletak pada kekuatan integritas, yaitu kesatuan antara ucapan, statement tertulis dan tindakan kita.
Sedangkan untuk aspek pemahaman dan keterampilan, barangkali beberapa langkah berikut bisa Anda usahakan:
1. Milikilah catatan/referensi materi dan agenda yang rapi.
2. Siapkan materi yang akan disampaikan. Naik panggung tanpa persiapan, maka turun panggung penuh dengan kehinaan.
3. Bacalah buku-buku referensi, ini sangat membantu meningkatkan pemahaman.
4. Milikilah hafalan yang baik. Orang berbicara mengandalkan apa yang diingat.
5. Ambillah selalu kesempatan untuk tampil dimuka umum kapan saja. Sebagai latihan melancarkan kemampuan bicara dan kontrol diri.
6. Ikutilah beberapa pelatihan, semisal pelatihan Training for Trainer, atau sejenis pelatihan untuk pelatih dan fasilitator yang membekali skill mengajar.